TUGAS 1
1. Apakah etika dan bisnis sebagai sebuah profesi dapat
dilaksanakan dalam dunia industry?
Jawab :
Jawab :
Etika dan nilai bisnis adalah hal yang saling berkaitan dan tidak
boleh di abaikan dalam lingkungan bisnis industry yang semakin kompetitif. Suatu
perusahaan atau industry yang memiliki dan menjalankan etika bisnis yang baik
tidak hanya mendapatkan keuntungan materi saja, namun juga non materi seperti :
citra positif, kepercayaan dan keberlangsungan bisnis atau industry itu
sendiri. Beberapa perusahaan besar mengalami masalah dan nyaris koleps
dikarenakan kelalaian dalam etika bisnisnya, maka dari itu etika bisnis
penting untuk di terapkan dalam industry.
2. Apakah
prinsip dalam bisnis serta etika dan lingkungan mempunyai dampak positif bagi anda?
dalam prinsip tersebut terdapat banyak prinsip yang menjadi
pedoman yang baik untuk dilakukan dan memberikan pengaruh positif diantaranya seperti
a. prinsip otonomi,
b, prinsip
kejujuran,
c. prinsip keadilan,
d. hormat pada diri sendiri,
e. hak dan kewajiban
etika bisnis dan lingkungan berpengaruh positif yaitu prinsip yang mengajarkan
kita bagaimana melindungi lingkungan alam yang ada, prinsip
tersebut adalah sikap hormat terhadap alam, prinsip tanggung jawab,
solidaritas kosmis, Prinsip Keadilan, prinsip demokratis, prinsip
integritas moral dan lain sebagainya.
3. Jelaskan
apakah agama, filosofi, budaya dan hukum berhubungan dengan model etika dalam
bisnis!
- Agama
Bermula dari buku Max Weber The Protestant Ethic and Spirit of
Capitalism (1904-5) menjadi tegak awal keyakinan orang adanya hubungan
erat antara ajaran agama dan etika kerja, atau anatara penerapan ajaran
agama dengan pembangunan ekonomi.
Banyak ajaran dan paham pada masing-masing agama. Dengan maksud
pengertian Agama adalah sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan,
sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan
tatanan/perintah dari kehidupan.Banyak agama memiliki narasi, simbol,
dan sejarah suci yang dimaksudkan untuk menjelaskan makna hidup dan /
atau menjelaskan asal usul kehidupan atau alam semesta. Dari keyakinan
mereka tentang kosmos dansifat manusia, orang memperoleh moralitas, etika, hukum agama atau gaya hidup yang disukai. Menurut beberapa perkiraan, ada sekitar 4.200 agama di dunia.
- Filosofi
Salah satu sumber nilai-nilai etika yang juga menjadi acuan dalam
pengambilan keputusan oleh manusaia adalah ajaran-ajaran Filosofi.
Ajaran filosofi tersebut bersumber dari ajaran-ajaran yang diwariskan
dari ajaran-ajaran yang sudah diajarkan dan berkembang lebih dari 2000
tahun yang lalu. Ajaran ini sangat komplek yang menjadi tradisi klasik
yang bersumber dari berbagai pemikiran para fisuf-filsuf saat ini.
- Budaya
Ciri khas utama yang paling menonjol yaitu kekeluargaan dan hubungan
kekerabatan yang erat. Definisi budaya adalah suatu cara hidup yang
berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan
diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur
yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adatistiadat , bahasa, perkakas, pakaian, bangunandan karya seni. Bahasa,
sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri
manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara
genetis.
Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan
orang-orang yang berbeda budaya, dan menyesuaikan
perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Budaya
adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak,
dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif.
Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar, dan meliputi banyak kegiatan
sosial manusia.
- Hukum
Hukum adalah perangkat aturan – aturan yang dibuat oleh pemerintah
dalam rangka untuk menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.
Hukum menentukan ekspektasi – ekspektasi etika yang diharapkan dalam
komunitas dan mencoba mengatur serta mendorong pada perbaikan masalah –
masalah yang dipandang buruk atau tidak baik dalam komunitas. Sebenarnya
bila kita berharap bahwa dengan hokum dapat mengantisipasi semua
tindakan pelanggaran sudah pasti ini menjadi suatu yang mustahil. Karena
biasanya hukum dibuat setelah pelanggaran yang terjadi dalam komunitas.
4. Jelaskan norma dan etika dalam pemasaran terhadap
etika dalam beriklan!
Ciri-ciri iklan yang baik
- Etis: berkaitan dengan kepantasan.
- Estetis: berkaitan dengan kelayakan (target market, target audiennya, kapan harus ditayangkan?).
- Artistik: bernilai seni sehingga mengundang daya tarik khalayak.
Contoh Penerapan Etika
- Iklan rokok: Tidak menampakkan secara eksplisit orang merokok.
- Iklan pembalut wanita: Tidak memperlihatkan secara realistis dengan memperlihatkan daerah kepribadian wanita tersebut
- Iklan sabun mandi: Tidak dengan memperlihatkan orang mandi secara utuh.
ETIKA SECARA UMUM
- Jujur : tidak memuat konten yang tidak sesuai dengan kondisi produk yang diiklankan
- Tidak memicu konflik SARA
- Tidak mengandung pornografi
- Tidak bertentangan dengan norma-norma yang berlaku.
- Tidak melanggar etika bisnis, ex: saling menjatuhkan produk tertentu dan sebagainya.
- Tidak plagiat
Comments
Post a Comment